10 Cara Stop Khawatir dan Mulai Menjalani Hidup

By Anna - May 01, 2020

Sebagai manusia biasa, merasa khawatir tentu menjadi hal yang wajar. Banyak hal dalam hidup yang serba tidak pasti, menyebabkan diri merasa khawatir. Jika porsi khawatir tidak berlebihan, anda akan baik-baik saja, tapi jika sudah berlebihan bisa berbahaya juga.

Kebetulan saya pernah membaca buku Dale Carnegie berjudul ‘How to stop Worrying and start living’. Berikut ini penampakan bukunya:



Source: Amazon

Isi dari buku ini bagus sekali dan saya rasa ada baiknya jika saya share di sini. Saya rangkum dengan tambahan dari berbagai sumber. Selamat membaca dan semoga bermanfaat. 

1. Buat keputusan dan jangan tengkok lagi ke belakang. 
Dalam hidup, kita pasti pernah membuat suatu keputusan lalu berubah fikiran setelah mempertimbangkan kembali. Pasti susah sekali untuk menebak apakah kita sudah melakukan keputusan yang benar, atau masihkah kita memiliki waktu untuk mengambil jalan alternatif jika keputusan yang kita ambil ini ternyata salah. 
Ingat, jika dihadapkan dengan pilihan untuk mengambil suatu keputusan, yakinlah dan hadapilah. Tak perlu menoleh ke belakang lagi apalagi menyesali keputusan yang telah anda buat.

2. Belajar untuk hidup di masa sekarang.
Yang sudah terjadi, biarlah terjadi dan menjadi sejarah. Jika hal itu baik, berbahagialah. Jika itu buruk, jadikanlah itu pelajaran berharga supaya tidak terulang di masa depan. 
Masa depan masih ada di depan dan punya waktunya sendiri. Alih-alih memikirkan dan mengkhawatirkan masa depan dan masa lalu, nikmatilah saat sekarang.

3. Menganalisa hal terburuk yang mungkin terjadi dan lakukan strategi untuk menghadapinya.
Jika anda mengkhawatirkan sesuatu, tanyqkanlah pada diri sendiri, “hal terburuk apa yang bisa terjadi?”. Apapun hal buruk itu, mungkin hanyalah ketakutan semata dan jika kita menjalaninya kadang-kadang kita bisa mendapatkan yang lebih baik daripada yang sudah lalu. 
Misalnya, jika anda anda kehilangan pekerjaan, yakinlah bahwa anda alan mendapatkan gantinya suatu hari nanti. Yang anda harus lakukan adalah menerima keadaan, lalu lakukan strategi untuk mendapatkan pekerjaan baru. 

4. Beri batasan untuk rasa khawatir.
Beri pembatasan pada diri sendiri untuk tidak terlalu khawatir akan suatu hal dan membuat anda malah jadi stress. 

5. Memikirkan hal yang membuat anda bahagia.
Sebuah quote dari Marcus Aurelius mengatakan, “our life is what our thoughts make it.” Hidup adalah apa yang kita bayangkan. Alih-alih bernegatif thingking, kenapa tidak memikirkan hal yang baik? 

6. Ikhlas memberi.
Kadang saat kita berbuat hal baik kepada seseorang, kita sering berharap terimakasih atau balasan baik dari penerima. Kenyataannya, kadang-kadang kita tidak menerima apapun dan hal itu membuat kita kecewa. Jika kita ikhlas dan tidak berharap apapun, anda akan merasa hidup anda menjadi lebih baik.

7. Enyahkan rasa iri, berbahagialah menjadi dirimu sendiri dengan segala keunikannya.
Rumput tetangga kadang-kadang terlihat lebih hijau, orang lain terasa memiliki hidup yang jauh lebih indah dari hidup kita. Jika anda terus menerus berfikir demikian, anda tidak akan pernah merasa bahagia. Berdamailah dngan diri sendiri dan syukuri apa yang anda miliki.

8. Haters gonna hate. 
Jika seorang menghina anda, jangan masukkan hal itu ke dalam hati. Alih-alih membalas, renungkan jika itu barangkali adalah kritikan membangun, dan lakukan suatu hal untuk memperbaikinya. Saya jadi ingat seseorang mengatakan bahwa saya jelek karena gigi saya berantakan. Saya sedih tapi saya rasa ia benar, gigi saya lumayan berantakan. Saya lalu ke orthodontist dan melakukan prosesur pemasangan kawat gigi. 5 tahun berikutnya, saya sangat senang karena sekarang saya memiliki senyum yang jauh lebih baik. 

9. Istirahat sebelum lelah.
Saat tubuh terasa lelah, pikiran-pikiran negatif lebih mudah masuk sehingga anda jadi lebih mudah stress dan panik. Untuk mencegahnya, beristirahatlah. Idealnya, sebelum anda merasa lelah.

10. Buatlah hal-hal di sekitar anda teratur rapi.
Mulai dari merapikan kamar dan rumah, lalu rapikan juga meja di kantor anda. Buat to do lost, apa-apa yang harus anda kerjakan esok hari, lalu coret satu persatu jika sudah selesai. 

Jadi, jangan khawatir ya!

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar