Monday, 26 September 2011

Enak dan Gak Enaknya Kerja di Hotel

Sebagai seorang hotelier yang lingkup kerjanya ya melulu di hotel, kadang-kadang saya sering mendapat pertanyaan kanan kiri dari beberapa teman dan tetangga, “sebenarnya, apa sih enaknya kerja di hotel?” well, rasanya kok tidak adil kalau saya jawab kerja di hotel itu enak, karena pada dasarnya setiap pekerjaan itu ada enak dan tidaknya. Untuk itu, mewakili semua pertanyaan yang selama ini bersliweran, saya akan uraikan sedikit mengenai enak dan gak enaknya kerja di hotel.

*Note: yang saya maksud disini yang frontliner saja, sesuai dengan department yang saya geluti.

ENAKNYA:

  • Gaji yang terdiri dari  3 sumber, yaitu gaji pokok, service charge, dan tip (kalau beruntung). Selain gaji, meal allotment (jatah makan) juga didapat di kantin hotel. Biasanya 1x per shift sak warege kata orang Surabaya (sekenyang-kenyangnya kalau mau), tapi kalau mau 3x juga  bisa, syaratnya putusin dulu urat malu anda!
  • Gak perlu pusing mikirin seragam kerja yang belum sempat tercuci, karena hotel (ini yang 5star loh..) biasanya punya laundry sendiri. Kalau mau incharge, tinggal menukarkan uniform card ke laundry counter dan seragam yang sudah bersih dan wangi sudah siap dipakai.
  •  (ini yang paling sering kejadian) Air di kosan mampet! So, what I have to do? Tenang bro, hotel kan punya loker yang dilengkapi dengan wastafel dan shower (ada air panasnya lagi) lengkap dengan handuk, sabun cair dan shampoo. Kalau air di kosan tiba-tiba mampet ya.. langsung aja ngibrit ke hotel. Hehehe… kadang-kadang selesai kerja juga saya seringnya berlama-lama mandi air panas di loker yang saya guyurkan di belakang leher dan punggung. Berasa dipijat, pulang kerja  saya sudah fresh dan relax.
  • Ruang kerja yang nyaman dan sejuk (karena ber-AC), bersih dan selalu terlihat kinclong.
  • Dapat fasilitas kelas bahasa asing yang difasilitasi HRD. Gratis! Kalau mau, ada juga kelas aerobic seminggu sekali dan kelas music. Kalau ada banyak waktu ya hayuk aja!
  • Customer yang datang rata-rata ‘orang gedean’ yang dandanannya cantik, ganteng dan wangi. Yang meskipun kadang-kadang tidak suka senyum, tapi enak dipandang. Kalau beruntung, bisa ketemu dengan artis ibu kota sampai pejabat. Bandingkan dengan dokter yang customernya orang-orang sakit yang berhari-hari gak mandi. Hiiiiyyyy… ya, gak?
  •  Jenjang karir jelas (dengan catatan harus rajin belajar dan berprestasi di tempat kerja loh ya..)
  • Dapat harga khusus associate jika ingin menginap di hotel dimana anda bekerja, dan di chain-chainnya (jika hotel anda adalah chain hotel), dan harga special untuk produk-produk/ souvenir khas hotel dimana anda bekerja.
  • Rata-rata di hotel bintang 5, fasilitas wifi biasanya tersedia di lobby dan public area, yang seringnya ‘nembus’ sampai loker dan area back house. So, nikmatilah saat-saat istirahat anda dengan internetan sepuasnya!
  • Jadi hotelier tak perlu kuliah dengan gelar berentet. Kerja di hotel hanya perlu skill. Kuliah perhotelan 1 tahun, bagi saya sudah cukup, asalkan didukung dengan pengalaman training di hotel yang berkualitas dan ditunjang dengan penguasaan bahasa asing yang bagus, tentunya. Sikap ramah, bersahabat dan murah senyum, juga jadi syarat utama yang harus ada.
  • Sakit? Ke klinik saja. Ada dokter dan ada obat. Gratis! Kalau ke rumah sakit, biasanya hotel punya kerjasama dengan beberapa rumah sakit tertentu, jadi tak perlu pusing masalah berobat, karena sudah menjadi bagian dari fasilitas associate.
  • Ketemu dengan berbagai macam orang asing. Bagi saya ini keuntungan tersendiri, karena selain bisa memperlancar bahasa Inggris saya dan bahasa asing non British lainnya seperti bahasa Jepang, saya juga banyak belajar mengenai kebiasaan-kebiasaan unik mereka. Kalau beruntung, kadang-kadang ada tamu asing yang suka membawa oleh-oleh dari negaranya dan dibagikan kepada staff hotel. Sewaktu di Bali, paling sering saya dapat permen susu dari tamu Korea, perangko Jepang dan mata uang asing dari berbagai Negara (jadi, sebisa mungkin jalinlah komunikasi yang baik dengan tamu anda)

Mmm…  kalau dipikir-pikir enak juga yah kerja di hotel. Eiiiitt…! Tunggu dulu! Sekarang saya mau kasih tahu gak enaknya kerja di hotel.



*)Koleksi Japanese stamp saya yang suka dikasih oleh salah satu repeater guest Jepang saya yang baik hati

GAK ENAKNYA:

  • Kerja seperti pembantu. Mau salah mau bener, yang namanya tamu adalah Raja. Yang namanya Raja pasti gak mau ngalah. So, harus pinter-pinter tahan diri  dan emosi jika sedang sial menghadapi tamu yang galak dan sok ‘raja’.
  • Yang namanya Frontliner kerjanya gak ada yang duduk! Semuanya berdiri sampai kram. Gak perduli jabatan anda manager, ya harus berdiri dan pasang senyum seharian karena anda sedang berada di Hospitality Industry. Kecuali kalau harus feed back email dan me-‘report’ (baca: repot) sana sini, baru deh bisa duduk.
  • 98% survey membuktikan, bahwa tamu yang tidak puas dengan pelayanan hotel entah itu di restaurant-nya, health club-nya, atau kamarnya, pasti deh ngadunya (baca: complainnya) ke Frontliner! Kadang-kadang, saking bernafsunya itu tamu saat complain, berasa semua kesalahan ada di frontliner. Ya dimaki-makilah, ya dimarahinlah… sudah jadi makanan sehari-hari.
  • Seringnya pulang gak bisa on time and bahkan seringnya harus  extend sukarela karena harus menyelesaikan tanggung jawab dan hand over ke shift berikutnya.
  • Repot ber-make up. Buat saya yang gak suka dandan, ber make-up adalah sebuah kerepotan tersendiri. Selain repot, waktu yang harus saya luangkan untuk make up juga lumayan, sekitar 20 menit. Means, 20 menit kalau dikonversikan dengan gaji saya per bulan kan nilainya lumayan, hehehe…Ooopppss! Perhitungan sekali ya saya...
  • Sekali lagi, kerja seperti Pembantu! Tamu yang bossy seringnya banyak maunya. Kadang-kadang harus multi skilled alias mengerjakan apa yang di luar job desc kita demi melayani tamu. Kali ini sih, bukan pembantu lagi, tapi Babu!

So, masih tertarikkah anda bekerja di Hotel???

28 comments:

Anonymous said...

gimana dengan salary yang diberikan?baguskah?rangenya berapa untuk ukuran staff, spv ampe manager?

Anna Swan said...

ngomongin salari...
seperti yang udah saya beberkan di atas, ada 3 jenis. gaji pokok sih kecil... untuk ukuran associate (staff) paling banter cuma 1,5 juta. level manager ke atas biasanya ada nego. yang paling gede gaji didapat dari service charge. nilainya bervariasi dan berubah2 dari bulan ke bulan, tergantung pendapatan hotel itu sendiri. sebgai gambaran, di bali dulu service charge paling dikit 4 juta, sedangkan di Surabaya sekarang dapat 3 juta aja udah kaya kerja rodi. totalnya, ya tinggal ditambahin aja. itu belum termasuk tip yang suka dikasih tamu loh ya...
P.s: gak enaknya kerja di hotel wajib dibaca juga!

Layla Hasanah said...

Ms.Anna Swan, saya juga hotelier tp masih nge-base d LN rencana pengen balik indo 2 tahun lg, sangat tertarik sekali sama blog ini, baru nemu hari ini sih n salut bgt sama tulisan2 yg ada dsini. Keluh kesah jadi seorang Hotelier, tp still....."Luv my Job" so much... Semoga blog nya makin rame ya....ChaYo...^^

Anna Swan said...

@Layla: waaaaahhh... kalo basednya di LN sih saya masih kalah jauh dari jeng Lay...
iya, ini blog intinya cuma buat ngeluarin uneg2 yang ada di pikiran karena (sometimes) terlalu stress di kerjaan.and juga sharing pengalaman ke orang2 bahwa kerja di hotel itu gak se-enak keliahatannya.
Jeng Lay boleh dong sharing pengalamannya juga disini... bisa langsung email q di annaswan22@gmail.com atau post comment di sini.
Thank you feed back-nya.. sering2 aja ya mampir kesini ^_^

Layla Hasanah said...

@anna: Wah kehormatan ni diijinin buat share juga disini, tp aq ga begitu bisa nulis pengalaman pribadi sebagus km d...wkwk...alias gakbakat.com

add aq juga ya ann di FB account q @facebook.com/layla.hasanah

Klo mampir pasti....^^

Anna Swan said...

@Layla: waaaahh.. saya jadi minder nih, karena jeng Lay ternyata levelnya udah SPV... saya yang masi associate biasa aja udah sok keren nulis2 ginian... secara kalo spv pengalamannya kan jelas jauh lebih kaya n 'bendera'nya juga pasti udah ngumpul banyak, ya gak jeng?

hahaha.. iya, nulisnya biasa aja, yang penting unik, ntar q yang arrange ulang jadi tulisan 'khas' q.

oh ya jeng, kalo tulisan2 yang lain udah baca??
ada yang (menurutq) bagus dan banyak juga yang jelek dan gak mutu. feedbacknya ya ^_^

Anonymous said...

Hi,, trims ya artikelnya! saya mau tanya nih, kalo lulusan luar negeri, misalnya Swiss, dengan gelar Higher Diploma (setara D3) posisi pertama yang bs diambil kira-kira apa ya? apakah langsung ke senior level atau tetap mulai dr bawah, thanks.

Anna Swan said...

Anonim: waaaaaaaa...... satu lagi nih yang bikin saya semakin feel inferior....
sebenarnya setahu saya lulusan apapun itu sama saja, kalau mau kerja di hotel dengan level lebih tinggi, biasanya salah satu persyaratan mutlaknya adalah pengalaman. kerja di hotel itu sendiri sejatinya bagi saya sangat membutuhkan skill dan keluwesan, dan untuk itu skill perlu dilatih. kalau anda pernah (minimal) mengikuti program internship dan anda merasa mampu, why not? sebaliknya, kalau merasa belum, ya jadi associate biasa dulu. Di Hotel banyak sekali kesempatan untuk naik ke level berikutnya, asal prestasi anda bagus, anda gak akan butuh waktu lama untuk direkomendasikan atasan anda untuk naik ke level berikut.

Semoga membantu.

Anonymous said...

Wah, saya baru baca 2 postingnya aja uda senyum2 sendiri nih di depan laptop wkwkwk job di hotel keliatannya seru juga yah.
Mau tny nih, kalo kerja di hotel untuk full time itu dari Senin-Minggu yah? 9 to 5 juga tuh?

Anna Swan said...

Hai Ricky...
Senang berbagi... Iya, kerja di hotel itu seru karena setiap harinya ketemu dengan orang yang berbeda-beda. Beda karakter, beda bangsa, beda bahasa, beda budaya, beda taraf hidup, beda latar belakang, beda lifestyle, dan sebagainya. Hotel buka 24/7, jadi gak ada matinya. kalau untuk kerja staffnya, itu tergantung kebijakan hotel itu sendiri. ada yang menerapkan 6 hari kerja 1 hari libur (8jam), ada pula yang 5 hari kerja 2 hari libur (9 jamO) seperti saya. Semoga membantu...

Marchavika said...

Mbak anna, nanya donk. Pakaian buat training di hotel itu pakai pakaian apa ya? Harus blazer atau boleh cuma kemeja panjang? Terus rambutnya udah harus dicepol? Mohon dibantu ya. Mkasih ;D

Anna Swan said...

@Marchavika : seragamnya dapat dari hotel, kok. Kalau rambutnya, rata2 hotel harus dicepol. Kecualikalo,rambutnya pendek seperti bu polwan, baru bole digerai.

Marchavika said...

Aku besok ini masih training mba, g dibilangibn harus pake baju apa buat hari prtama masuk, jd takut saltum. Hehehe. Btw, mkasih info"nya y mba ;)

adi said...

salam kenala bak anak swam saya adi , oya mautanya nih tentang dunia kerja perhotelan,, saya tertarik untuk posisi kitchen team ,pengen belajar dunia kuliner sambil kerja tapi S1 bukan perhotelan or tata boga.oya kalau pekerjaan dihotel posisi apa yanh yang bisa dijadikan pekerjan paruh waktu atau akhir pekan?

Anna Swan said...

Hi Adi... Kalau mau belajar dunia kuliner ya sepertinya memang harus ambil food product kuliahnya. Posisi di hotel yang bisa part time biasanya bagian banquet, tapi ketersediaan pekerjaan tidak tentu karena mengikuti schedule event. Semoga membantu.

بيت الكلام لشباب said...

hey anna. aq english teacher. beberapa waktu yg lalu aq ditawari kerja di ibis style kuta. ini hotel baru open oktober. tapi aq suruh mulai gabung awal september ini. aq di gaji 1.5 jt dg tambahan preopening allowance 500 rb dan meal all. dua ratus. aq blum ada pengalaman kerja dihotel. oya aq jg bakal jd frontliner ky kamu. mnurut km : 1 bgaimna penwaran gj tersebut. 2 kbanyakan frontliner kan cewe. jd aq agak sungkan. please dunk saran km apa yg harus aq lakukan waktu pertama kali gabung tim. thx sebelumnya

prio

Anna Swan said...

Hi Prio,
1. penawaranya lumayan tuh. secara di Bali sih untuk rata-rata cuma 1,4 juta mengikuti UMK daerahnya, guarantee service 500rb kecil juga yah? tapi kalau dilihat ini baru pertama kalinya di hotel, menurutku ini penawaran bagus sih. boleh tuh dicoba.
2. Frontliner cuma cewek? enggak kok. Kalo baca postinganku yang lain aku banyak sebut rekanku yang cowok. Meskipun kebanyakan masuk malam sih... tapi banyak kok frontliner yang cowok. Go ahead deh. and wishing you a good luck!

Anna Swan said...

Tambahan: Apa yang musti dilakukan saat pertama kali masuk tim? beruntunglah dirimu karena jadi pre-opening team, sehingga semuanya diarahkan. nanti akan ada banyak banget training. Dinikmati saja. Gak usah sungkan karena di preopening team kan semuanya juga gak tau apa-apa.Ada yang kurang jelas?

blognyaprio said...
This comment has been removed by the author.
blognyaprio said...

oya anna. (1) seeing that ini adalah pertama kali aq menginjakkan kaki di hospitality industry, dan aq ga pernah mengenyam pendidikan pariwisata spt yang lainnya, kira2 apa saran kamu supaya aq tetap ga kalah sama yg lain dan tetap terlihat "all-knowing" gitu deh? pis!
(2) mungkin banting setir karir ini akan menjadi "taking a leap of faith" buat aq mengingat aq juga ga punya gambaran kerja di bali itu kaya apa. kira2 apa saran kamu supaya dengan gaji yg minim ini aq tetap bisa saving, terutama katanya living cost di bali muahal banget ya?

reiko reptile said...

mbak sist.,.,kalo boleh mintak imelnya.., biar bisa panjang lebar.,.,saya mau korek korek inpormasi dari anda..,heheheh.,.tengku be4

Anonymous said...

yang penting duitnya buanyak......hahahaha

Anonymous said...

Kami disetujui pemerintah dan pemberi pinjaman kredit bersertifikat Perusahaan kami tidak menawarkan pinjaman mulai dari pribadi untuk pinjaman industri untuk orang yang tertarik atau perusahaan yang mencari bantuan keuangan pada tingkat bunga dinegosiasikan 2% kesempatan untuk membersihkan dept Anda., Mulai atau meningkatkan bisnis Anda dengan pinjaman dari pinjaman perusahaan kami diberikan di Pounds (£), dollar ($) dan Euro. Jadi mengajukan pinjaman sekarang orang yang tertarik harus menghubungi kami untuk informasi lebih lanjut. Mengisi informasi data peminjam. Hubungi kami sekarang melalui: jenniferdawsonloanfirm@gmail.com

PEMINJAM DATA'S
(1) Nama Lengkap:
(2) Negara:
(3) Alamat:
(4) Kota:
(5) Sex:
(6) Status Pernikahan:
(7) Bekerja:
(8) Nomor Ponsel:
(9) Penghasilan Bulanan:
(10) Jumlah Pinjaman Dibutuhkan:
(11) Jangka waktu pinjaman:
(12) Tujuan Pinjaman:

Terima kasih atas pengertian Anda karena kami berharap untuk mendengar dari Anda segera.

E-Mail: jenniferdawsonloanfirm@gmail.com

Anonymous said...

Kami disetujui pemerintah dan pemberi pinjaman kredit bersertifikat Perusahaan kami tidak menawarkan pinjaman mulai dari pribadi untuk pinjaman industri untuk orang yang tertarik atau perusahaan yang mencari bantuan keuangan pada tingkat bunga dinegosiasikan 2% kesempatan untuk membersihkan dept Anda., Mulai atau meningkatkan bisnis Anda dengan pinjaman dari pinjaman perusahaan kami diberikan di Pounds (£), dollar ($) dan Euro. Jadi mengajukan pinjaman sekarang orang yang tertarik harus menghubungi kami untuk informasi lebih lanjut. Mengisi informasi data peminjam. Hubungi kami sekarang melalui: jenniferdawsonloanfirm@gmail.com

PEMINJAM DATA'S
(1) Nama Lengkap:
(2) Negara:
(3) Alamat:
(4) Kota:
(5) Sex:
(6) Status Pernikahan:
(7) Bekerja:
(8) Nomor Ponsel:
(9) Penghasilan Bulanan:
(10) Jumlah Pinjaman Dibutuhkan:
(11) Jangka waktu pinjaman:
(12) Tujuan Pinjaman:

Terima kasih atas pengertian Anda karena kami berharap untuk mendengar dari Anda segera.

E-Mail: jenniferdawsonloanfirm@gmail.com

HotelHired said...

Banyak posisi di dunia perhotelan,Kunjungi www.hotelhired.com

Umi Rismawati said...

kalo saya meskipun berstatus staff tapi tetap nggak ada service charge nya mbak.

cahyono Cacu said...

assalamualaikum
tdk hanya di HOTEL tapi bekerja di tempat lainpun banya suka duka, untung rugi, enak dan ga enaknya tapi satu lagi ALASAN yang sangat penting untuk memilih pekerjaan yaitu HALAL dan HARAMnya. nah Hotel memiliki kedua duanya atau SYUBHAT..kata Rasulullah JAUHI SYUBHAT..
pengusaha Hotel hanya mementingkan PENDAPATAN tanpa mempedulikan HALAL HARAM..lihatlah bagaimana anda membersihkan, menata dan memperindah KAMAR dipakai oleh para PEZINA..hiiii..atau anda harus membuat atau mengantarkan KHAMAR ke tamu...astagfirullah ..
seorang muslim baiknya jadi fasilitator KEBAIKAN bukan KEMAKSIATAN....sekarang pikir baik baik kalau alasannya bekerja maaf WTS juga bekerja untuk anak anak dan keluarganya...
so..ikut kata KEININAN SENDIRI {Hawa nafsu }, Karena KEBUTUHAN atau ikut kata RASULLULLAH...{pilihan anda yang MEMUTUSKAN }
semoga bermanfaat..assalamualaikum wr wb.

cahyono Cacu said...

assalamualaikum
tdk hanya di HOTEL tapi bekerja di tempat lainpun banya suka duka, untung rugi, enak dan ga enaknya tapi satu lagi ALASAN yang sangat penting untuk memilih pekerjaan yaitu HALAL dan HARAMnya. nah Hotel memiliki kedua duanya atau SYUBHAT..kata Rasulullah JAUHI SYUBHAT..
pengusaha Hotel hanya mementingkan PENDAPATAN tanpa mempedulikan HALAL HARAM..lihatlah bagaimana anda membersihkan, menata dan memperindah KAMAR dipakai oleh para PEZINA..hiiii..atau anda harus membuat atau mengantarkan KHAMAR ke tamu...astagfirullah ..
seorang muslim baiknya jadi fasilitator KEBAIKAN bukan KEMAKSIATAN....sekarang pikir baik baik kalau alasannya bekerja maaf WTS juga bekerja untuk anak anak dan keluarganya...
so..ikut kata KEININAN SENDIRI {Hawa nafsu }, Karena KEBUTUHAN atau ikut kata RASULLULLAH...{pilihan anda yang MEMUTUSKAN }
semoga bermanfaat..assalamualaikum wr wb.

Post a Comment